Assalamualaikum, w. w. Saya adalah mahasiswa Program Studi Bahasa Indonesia di Kota Malang. Merantau jauh dari Kalimantan Timur untuk menemukan berbagai ilmu dan pengalaman. Sesuai dengan bidang yang saya ambil, sebagai pewaris budaya dan bahasa lokal saya sungguh perihatin mengetahui fakta penutur bahasa daerah di Indonesia semakin menyusut. Khususnya bahasa daerah saya, yaitu bahasa Paser. Masyarakat Paser berjumlah sekitar 246.000 jiwa dan hanya sekitar 65% dari total tersebut yang masih bisa berbahasa Paser dengan baik. Berbagai langkah telah dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Mulai dari menjadikannya sebagai mata pelajaran tambahan hingga menerbitkan buku kamus. Hanya saja, antusiasme masyarakatnya sangat kurang. Sebagai provinsi penghasil bahan tambang, penyebaran sumber daya teknologi dan informasi bukanlah masalah. Dari ibukota provinsi hingga ke desa sudah tersedia dan tersebar secara luas. Contohnya, yang terjadi di Kabupaten Paser tempat asal saya, sud...